0 Cara Menyembunyikan dan Mendisable Icon Desktop

Jumat, 23 November 2007
Cara Menyembunyikan dan Mendisable Icon di Desktop : Jika jumlahnya sudah banyak, icon-icon dan shortcut di desktop bisa saja mengganggu estetika karena akan menutup sebagian tampilan wallpaper yang telah kita setup (seperti tampilan desktop di bawah tersebut). Jika dirasa kurang nyaman atau estetis, kita dapat menyembunyikannya dengan mengotak-atik gppedit.msc yang akan disajikan pada TIPS DAN TRIK KOMPUTER kali ini.


Langkah-langkahnya :

Klik Start > Run > kemudian ketik gppedit.msc kemudian OK atau Enter hingga muncul jendela group policy editor.

Kemudian klik User Configuration > Administrative Templates > Desktop hingga muncul seperti gambar berikut ini.


Kemudian di sebelah kanan klik double Hide and disable all item on the desktop sehingga muncul jendela Hide and disable all item on the desktop Properties seperti gambar di bawah ini.


Kemudian pilih opsi enabled di bawah Hide and disable all item on the desktop. Lanjutkan dengan mengklik Apply atau OK. Dan tutup jendela group policy editor.

Selanjutnya, cobalah log off dan setelah Anda log on kembali, semua icon dan shortcut yang ada di desktop sudah tidak terlihat lagi, terlihat bersih, dan keindahan wallpaper Anda tidak akan terhalang olehnya.

Jika ingin mengembalikan seperti semula, ikuti langkah-langkah seperti di atas, hanya jika sampai pada opsi Hide and enable all items on the desktop pilih Not Configurated kemudian klik Apply atau OK. Kemudian coba log off dan setelah log on, icon di desktop sudah kembali seperti semula.

Baca juga cara praktis menyembunyikan icon di desktop.

Selamat Mencoba

Jika tertarik silakan download di sini aja.
Description: Cara Menyembunyikan dan Mendisable Icon Desktop Rating: 4.5 Reviewer: Stasiun Geofisika Alor - ItemReviewed: Cara Menyembunyikan dan Mendisable Icon Desktop

0 BACKUP DATA DENGAN FILE BAT (BAG. DUA)

Selasa, 20 November 2007
Ini merupakan lanjutan dari bagian pertama tips BACKUP DATA dengan File Bat. Pada bagian kedua TIPS DAN TRIK BACKUP ini, masih tetap menggunakan bantuan file PKZIP.exe. Jika pada bagian pertama, kita harus menentukan (mensetup) folder sumber maka pada bagian kedua TIPS DAN TRIK ini, kita tidak perlu mensetup folder sumber (folder yang akan dibackup) karena folder yang ditempati file bat otomatis menjadi folder sumber. Sebagai contoh jika kita menempatkan (menyimpan) file bat pada folder E:\GAMBAR maka folder inilah yang akan DIBACKUP. Selanjutnya simak TIPS DAN TRIK KOMPUTER tentang tips BACKUP DATA berikut ini.


Yang dibutuhkan dalam tips dan trik back up kali ini sama seperti bagian pertama, yaitu file PKZIP.exe dan script sederhana dalam bentuk file *.bat. Jika masih belum mempunyai file PKZIP.exe, dapat mendownloadnya di sini.

Langkah-langkah untuk membuat scriptnya sama seperti pada bagian pertama, perbedaannya terletak pada parameter “set drvmast=”

Buka notepad, klik Start > Run kemudian ketik notepad kemudian ENTER atau OK sehingga muncul jendela notepad.
Ketik script berikut ini pada notepad tersebut.

@echo off
echo TIPS DAN TRIK BACK UP DATA
echo DENGAN HASIL
echo BERUPA ZIP FILE
pause

set drvbck=d:
set drvmast=.

md %drvbck%\backup

pkzip -rp %drvbck%\backup\gaden.zip %drvmast%\*.*

Keterangan
Perintah echo menampilkan teks yang kita inginkan. Anda dapat mengganti dengan teks yang lain sesuka Anda.
Perintah pause memberikan kesempatan proses untuk berhenti sementara sampai kita menekan sembarang tombol.

“Set drvbck=d:” (tanpa tanda kutip) men-setup drive tempat menampung backup data. Anda dapat mengganti dengan drive yang lain.

“set drvmast=.” (tanpa tanda kutip) artinya folder tempat “file bat” ditempatkan maka folder tersebut merupakan folder sumber (folder/data yang akan dibackup)

“md %drvbck%\backup” (tanpa tanda kutip) membuat directory baru dengan nama “backup”. Anda dapat memberi nama directory yang lain sesuai keinginan Anda.

“PKZIP –rp” (tanpa tanda kutip) perintah menjalankan PKZIP dan option “-rp” (tanpa tanda kutip) perintah membackup/mengcopy file termasuk subfolder yang berada dalam folder yang akan dibackup.

%drvbck%\backup\gaden.zip adalah perintah untuk membuat backup data pada directory backup dengan nama file gaden.zip. Anda juga dapat memberi nama file zip sesuai keinginan Anda.

%drvmast%\*.* adalah perintah untuk membuat backup semua file (meliputi semua ekstension file) dari folder yang akan dibackup. Tanda *.* bertujuan agar membackup semua ekstension file, dapat Anda ganti sesuai keinginan Anda, misalnya dengan *.exe berarti hanya file berektensi exe saja yang dibackup, atau *.doc berarti file yang berekstensi doc saja yang dibackup atau ekstension file yang lain.

Setelah selesai menulis scriptnya, kemudian simpan ke dalam file dengan ekstension *.bat. Contoh, penulis menyimpannya dengan nama “backdua.bat”. Klik File > Save As hingga muncul jendela seperti berikut ini.


Pada baris file name isi dengan BACKDUA.BAT. Kemudian pilih folder tempat data/file yang akan dibackup. Kemudian tekan Save maka dalam sekejab Anda telah selesai membuat script file bat dengan nama BACKDUA.BAT.

Kemudian tutup jendela notepad dan coba Anda jalankan file tersebut maka akan tampil jendela seperti berikut ini. Untuk mempermudah memanggilnya (eksekusi), dapat dibuatkan shortcutnya di desktop.


Kemudian lanjutkan dengan menekan enter atau sembarang tombol agar program menjalankan perintah backup, seperti di bawah ini.


Setelah proses di atas selesai, coba Anda perhatikan di drive D muncul folder backup dan berisi file gaden.zip.
(saya modifikasi dari Bp. Noor Hidayanto, TI Kanwil Surakarta)

Catatan :
• Jumlah character dari nama folder (baik folder target maupun folder sumber) tidak boleh lebih dari 8 caracter.
• Tempatkan file backdua.bat di folder yang akan dibackup, bersama dengan file PKZIP.exe.
Jika tertarik silakan download di sini !!!!
Selamat Mencoba

Description: BACKUP DATA DENGAN FILE BAT (BAG. DUA) Rating: 4.5 Reviewer: Stasiun Geofisika Alor - ItemReviewed: BACKUP DATA DENGAN FILE BAT (BAG. DUA)

0 Non-aktifkan Confirm Close pada Firefox

Jumat, 16 November 2007
Saat browsing dengan Firefox dan membuka lebih dari satu tabs (seperti gambar di atas), maka ketika kita hendak menutup browser tersebut, (secara default) ada konfirmasi apakah kita tetap akan melanjutkan untuk keluar dari Firefox, seperti gambar di bawah ini. (Namun hal ini tidak berlaku jika hanya membuka satu tabs saja).


Jika Anda merasa terganggu dengan adanya konfirmasi tersebut, kita dapat menon-aktifkannya.

Buka Firefox kemudian pilih menu Tools > Option,.. seperti gambar di bawah ini.


Pada kotak yang muncul, pilih option TABS, kemudian hilangkan “centang” pada Warn me when closing multiple tabs, seperti gambar di bawah ini.


Setelah itu, klik OK. Sekarang coba Anda buka beberapa page (halaman situs) dengan beberapa tabs pada Firefox maka sudah tidak dijumpai konfirmasi tersebut kita ketika hendak menutupnya. (selamat mencoba

Description: Non-aktifkan Confirm Close pada Firefox Rating: 4.5 Reviewer: Stasiun Geofisika Alor - ItemReviewed: Non-aktifkan Confirm Close pada Firefox

0 BACKUP DATA DENGAN FILE BAT (BAG. SATU)

Kamis, 08 November 2007
Banyak cara untuk melakukan BACK UP file/data dan blog ini sudah memposting beberapa di antaranya, antara lain, back up dengan SEND TO dan back up dengan VB Script. Pada TIPS DAN TRIK KOMPUTER kali ini, kita akan melakukan back up file/data dengan bantuan PKZIP.exe. Hasil backup berupa file kompresi (*.zip) sehingga akan menghemat ruang penyimpanan (harddisk).

Yang dibutuhkan dalam tips dan trik back up kali ini adalah dua file. Yang pertama file PKZIP.exe. Yang kedua, script sederhana dalam bentuk file *.bat. Yang belum mempunyai file PKZIP.exe, dapat mendownloadnya di sini.

Langkah-langkah untuk membuat scriptnya adalah sebagai berikut :

Buka notepad, klik Start > Run kemudian ketik notepad kemudian ENTER atau OK sehingga muncul jendela notepad.

Sebagai contoh, ketik script berikut ini pada notepad tersebut.

@echo off
echo TIPS DAN TRIK BACK UP DATA
echo DENGAN HASIL
echo BERUPA ZIP FILE
pause

set drvbck=d:
set drvmast=e:

md %drvbck%\backup

pkzip -rp %drvbck%\backup\gaden.zip %drvmast%\gadenia\*.*

Keterangan

Perintah echo menampilkan teks yang kita inginkan. Anda dapat mengganti dengan teks yang lain sesuka Anda.
Perintah pause memberikan kesempatan proses untuk berhenti sementara sampai kita menekan sembarang tombol.

“Set drvbck=d:” (tanpa tanda kutip) men-setup drive tempat menampung backup data. Anda dapat mengganti dengan drive yang lain.

“set drvmast=e:” (tanpa tanda kutip) men-setup drive tempat file/data yang akan dibackup. Anda juga dapat mengganti dengan drive yang lain.

“md %drvbck%\backup” (tanpa tanda kutip) membuat directory baru dengan nama “backup”. Anda dapat memberi nama directory yang lain sesuai keinginan Anda.

“PKZIP –rp” (tanpa tanda kutip) perintah menjalankan PKZIP dan option “-rp” (tanpa tanda kutip) perintah membackup/mengcopy file termasuk subfolder yang berada dalam folder yang akan dibackup.

%drvbck%\backup\gaden.zip adalah perintah untuk membuat backup data pada directory backup dengan nama file gaden.zip. Anda juga dapat memberi nama file zip sesuai keinginan Anda.

%drvmast%\gadenia\*.* adalah perintah untuk membuat backup semua file (meliputi semua ekstension file) dari folder gadenia tempat folder yang akan dibackup. Tanda *.* bertujuan agar membackup semua ekstension file, dapat Anda ganti sesuai keinginan Anda, misalnya dengan *.exe berarti hanya file berektensi exe saja yang dibackup, atau *.doc berarti file yang berekstensi doc saja yang dibackup atau ekstension file yang lain.

Setelah selesai menulis scriptnya, kemudian simpan ke dalam file dengan ekstension *.bat. Contoh, penulis menyimpannya dengan nama “back.bat”. Klik File > Save As hingga muncul jendela seperti berikut ini.


Pada baris file name isi dengan BACK.BAT. Kemudian pilih lokasi folder sesuka Anda, tidak harus disimpan di folder tertentu. Yang penting harus satu folder dengan file PKZIP.exe. Kemudian tekan Save maka dalam sekejab Anda telah selesai membuat script BACKUP.

Kemudian tutup jendela notepad dan coba Anda jalankan file tersebut maka akan tampil jendela seperti berikut ini. Untuk mempermudah memanggilnya (eksekusi), dapat dibuatkan shortcutnya di desktop.


Kemudian lanjutkan dengan menekan enter atau sembarang tombol agar program menjalankan perintah backup, seperti di bawah ini.


Setelah proses di atas selesai, coba Anda perhatikan di drive D muncul folder backup dan berisi file gaden.zip.
(saya modifikasi dari Bp. Noor Hidayanto, TI Kanwil Surakarta)

Catatan :
• Jumlah character dari nama folder (baik folder target maupun folder sumber) tidak boleh lebih dari 8 caracter.
• Antara folder target dan folder sumber tidak harus berbeda drive, dalam satu drive pun tidak masalah.

Selamat Mencoba

Yang tertarik silakan download di sini.. Tapi sebelumnya Anda harus mempunyai fil PKZIP.EXE
Description: BACKUP DATA DENGAN FILE BAT (BAG. SATU) Rating: 4.5 Reviewer: Stasiun Geofisika Alor - ItemReviewed: BACKUP DATA DENGAN FILE BAT (BAG. SATU)

0 Non_Aktifkan Drawing Canvas (MS Word XP)

Dalam mengetik naskah, surat, atau yang lainnya, adakalanya kita perlu menambahkan ilustrasi atau gambar-gambar sederhana yang dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas AutoShapes. Cara menginsert (memasukkan) AutoShapes ini cukup mudah, klik saja menu AutoShapes yang biasanya terletak di bagian bawah lembar kerja Word, kemudian pilih/klik gambar (shape) yang Anda inginkan, seperti gambar berikut ini.



Setiap kali hendak memasukkan (insert) salah satu gambar AutoShapes tersebut maka secara otomatis pada lembar kerja Word akan muncul drawing canvas, seperti gambar di bawah ini.


Kemudian kita dapat membuat shape pada drawing canvas tersebut. Sebagai contoh, saya membuat shape berikut ini.


Namun tanpa itu (drawing canvas) pun, pengeditan tetap bisa dilakukan sehingga apabila dirasa mengganggu (kurang nyaman) dan tidak menghendaki, kita dapat menon-aktifkannya.

Cara menon-aktifkannya adalah sebagai berikut :

Klik Tools > Options… hingga muncul “jendela” options. Kemudian masih pada jendela tersebut, klik tab general. Kemudian hilangkan centang pada Automatically create drawing canvas when inserting AutoShapes, lihat gambar di bawah ini.


Sekarang, cobalah untuk memasukkan AutoShapes ke lembar kerja Word maka drawing canvas sudah tidak muncul lagi. Untuk mengembalikannya cukup mencentangnya kembali pada opsi tersebut.

Description: Non_Aktifkan Drawing Canvas (MS Word XP) Rating: 4.5 Reviewer: Stasiun Geofisika Alor - ItemReviewed: Non_Aktifkan Drawing Canvas (MS Word XP)

0 Non_Aktifkan History (Win XP)

Kamis, 18 Oktober 2007
Secara default dan otomatis, WINDOWS akan membuat resensi atas file/dokumen yang pernah kita buka dengan jumlah maksimal dan urutan (prioritas) tertentu. Biasanya Windows akan menampilkan maksimal 15 (lima belas) resensi dan biasanya dengan prioritas FIFO (First In First Out), artinya file/dokumen yang lebih dahulu dibuka akan dihapus dari resensi lebih dahulu. Untuk melihat/menampilkan history dapat dilakukan dengan mengklik Start > My Recent Documents. Di situ, kita dapat melihat semua file (maks 15 file) yang baru kita dibuka dengan “prioritas” FIFO. Dengan adanya history ini memudahkan kita jika ingin membuka file/dokumen yang pernah kita buka sebelumnya tanpa harus lagi mencari folder tempat menyimpannya.
Namun ada kalanya karena alasan tertentu, kita ingin agar orang lain tidak bisa mengetahui file/dokumen apa saja yang baru saja kita buka. Oleh karena itu, kita harus mengosongkan daftar history pada my recent documents. Cara mengosongkannya bisa dilakukan dengan cara manual, seperti berikut ini, pertama, dengan mendeletnya satu persatu yaitu dengan mengklik Start > My Recent Documents > klik kanan yang mau dihapus kemudian klik delete seperti gambar di bawah ini.

Atau dengan cara kedua ini, yaitu klik kanan pada taskbar kemudian pilih properties hingga muncul “jendela” Taskbar and Start Menu Properties dan pilih tab Start Menu seperti di bawah ini.

Selanjutnya klik Customize hingga muncul “jendela” Customize Start Menu terus pilih tab Advanced seperti di bawah ini.

Kemudian klik Clear List kemudian klik OK terus OK lagi. Coba sekarang kita perhatikan pada My Recent Documents sudah kosong (empty).

Menghapus history secara manual seperti kedua cara di atas kurang praktis. Bagaimana seandainya kita lupa untuk melakukannya, maka mungkin saja orang lain akan mengetahui file/dokumen yang telah kita buka sebelumnya di mana orang lain seharusnya tidak boleh mengetahuinya.

Pada tips dan trik komputer kali ini, dengan mengotak-atik group policy editor, kita dapat membuat otomasi agar history tetap kosong (empty).

Langkah-langkahnya sebagai berikut :
Klik Start > Run > kemudian ketik gpedit.msc kemudian klik OK atau ENTER hingga muncul “jendela” Group Policy Editor seperti gambar di bawah ini.

Kemudian Klik User Configuration > Administrative Templates > Start Menu and Taskbar seperti nampak pada gambar di bawah ini.

Kemudian pada sisi sebelah kanan, temukan dan klik double Do not keep history of recently opened documents kemudian pilih enabled dari opsi yang ada seperti gambar di bawah ini.

Selanjutnya klik Apply atau OK dan tutup Group Policy Editor.
Sekarang kita coba membuka beberapa file/dokumen kemudian cek pada My Recent Documents maka tidak ada perubahan (tetap kosong/empty) pada historynya.

Selamat Mencoba
Yang tertarik silakan download di sini aja!!
Description: Non_Aktifkan History (Win XP) Rating: 4.5 Reviewer: Stasiun Geofisika Alor - ItemReviewed: Non_Aktifkan History (Win XP)
Minggu, 07 Oktober 2007
Description: Rating: 4.5 Reviewer: Stasiun Geofisika Alor - ItemReviewed:

amazon

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Tip dan Trik Komputer Digital™ Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger

Backlinks to my website? ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free Tips dan Trik Sukses Bisnis OnlineindotradingUAW BMKGNTTfree indotradingcms | indotradingsakpa
www.e-referrer.comSearch Engine
www.e-referrer.com