0 Non_Aktifkan History (Win XP)

Kamis, 18 Oktober 2007
Secara default dan otomatis, WINDOWS akan membuat resensi atas file/dokumen yang pernah kita buka dengan jumlah maksimal dan urutan (prioritas) tertentu. Biasanya Windows akan menampilkan maksimal 15 (lima belas) resensi dan biasanya dengan prioritas FIFO (First In First Out), artinya file/dokumen yang lebih dahulu dibuka akan dihapus dari resensi lebih dahulu. Untuk melihat/menampilkan history dapat dilakukan dengan mengklik Start > My Recent Documents. Di situ, kita dapat melihat semua file (maks 15 file) yang baru kita dibuka dengan “prioritas” FIFO. Dengan adanya history ini memudahkan kita jika ingin membuka file/dokumen yang pernah kita buka sebelumnya tanpa harus lagi mencari folder tempat menyimpannya.
Namun ada kalanya karena alasan tertentu, kita ingin agar orang lain tidak bisa mengetahui file/dokumen apa saja yang baru saja kita buka. Oleh karena itu, kita harus mengosongkan daftar history pada my recent documents. Cara mengosongkannya bisa dilakukan dengan cara manual, seperti berikut ini, pertama, dengan mendeletnya satu persatu yaitu dengan mengklik Start > My Recent Documents > klik kanan yang mau dihapus kemudian klik delete seperti gambar di bawah ini.

Atau dengan cara kedua ini, yaitu klik kanan pada taskbar kemudian pilih properties hingga muncul “jendela” Taskbar and Start Menu Properties dan pilih tab Start Menu seperti di bawah ini.

Selanjutnya klik Customize hingga muncul “jendela” Customize Start Menu terus pilih tab Advanced seperti di bawah ini.

Kemudian klik Clear List kemudian klik OK terus OK lagi. Coba sekarang kita perhatikan pada My Recent Documents sudah kosong (empty).

Menghapus history secara manual seperti kedua cara di atas kurang praktis. Bagaimana seandainya kita lupa untuk melakukannya, maka mungkin saja orang lain akan mengetahui file/dokumen yang telah kita buka sebelumnya di mana orang lain seharusnya tidak boleh mengetahuinya.

Pada tips dan trik komputer kali ini, dengan mengotak-atik group policy editor, kita dapat membuat otomasi agar history tetap kosong (empty).

Langkah-langkahnya sebagai berikut :
Klik Start > Run > kemudian ketik gpedit.msc kemudian klik OK atau ENTER hingga muncul “jendela” Group Policy Editor seperti gambar di bawah ini.

Kemudian Klik User Configuration > Administrative Templates > Start Menu and Taskbar seperti nampak pada gambar di bawah ini.

Kemudian pada sisi sebelah kanan, temukan dan klik double Do not keep history of recently opened documents kemudian pilih enabled dari opsi yang ada seperti gambar di bawah ini.

Selanjutnya klik Apply atau OK dan tutup Group Policy Editor.
Sekarang kita coba membuka beberapa file/dokumen kemudian cek pada My Recent Documents maka tidak ada perubahan (tetap kosong/empty) pada historynya.

Selamat Mencoba
Yang tertarik silakan download di sini aja!!
Description: Non_Aktifkan History (Win XP) Rating: 4.5 Reviewer: Stasiun Geofisika Alor - ItemReviewed: Non_Aktifkan History (Win XP)
Minggu, 07 Oktober 2007
Description: Rating: 4.5 Reviewer: Stasiun Geofisika Alor - ItemReviewed:

0 back up dengan "Send To"

Sabtu, 06 Oktober 2007
Jika pada postingan yang lalu, kita membackup data/file dengan VB Script, pada TIPS DAN TRIK KOMPUTER kali ini, kita akan membuat backup data/file dengan fasilitas“SEND TO”. Dengan mengklik kanan folder/file yang kita kehendaki kemudian mengarahkan pada menu “SEND TO” dan mengklik folder tempat backup tersebut, maka secara otomatis data/file tersebut telah terbackup.

Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1.Buat folder baru dan namai sesuka Anda. Folder ini nantinya untuk menampung back up data/file penting milik Anda. Sebagai contoh, penulis membuat folder baru di drive D: dengan nama “back up dataku” (D:\back up dataku)

2.Kemudian klik drive D: dan arahkan mouse Anda di folder "back up dataku" kemudian klik kanan dan pilih Create Shortcut. (lihat gambar di bawah ini)


3.Maka terbentuklah shortcut “Shortcut to back up dataku”, seperti di bawah ini.


4. Buatlah kustomasi shortcut tersebut. Kita dapat mengganti nama shortcut tersebut (klik kanan pada shortcut terus pilih rename), misalnya dengan “back up dataku”. (hasilnya seperti di bawah ini).

Atau Anda dapat mengganti iconnya (klik kanan pada shortcut pilih properties pilih change icon pada tab Shortcut). (hasilnya seperti di bawah ini)

5.Kemudian pindahkan shortcut tersebut ke direktori SEND TO, yaitu di C:\Documents and Settings\nama_user\SEND TO. Nama_user disesuaikan dengan user yang sedang aktif (digunakan). Sebagai contoh, C:\Documents and Settings\Arum\Send To), seperti gambar di bawah ini.



Karena “send to” sifatnya tersembunyi maka pastikan Show Hidden Files and Folder pada Folder Option tab view dalam keadaan aktif (centang).


6.Sekarang, coba klik kanan sembarang file/folder di drive manapun (C,D,E, etc…) maka ketika mouse diarahkan pada menu send to, di situ telah aktif folder "back up dataku".

Pada contoh di bawah ini, saya mencoba untuk memback up folder musik dengan mengklik kanan folder musik kemudian pilih send to dan memilih “back up dataku”, maka folder musik tersebut secara otomatis terback up.

Dengan demikian, setiap kali hendak membuat back up atas folder/file yang dikehendaki maka tinggal klik kanan folder/file tersebut kemudian pilih send to kemudian pilih "back up dataku". Dengan begitu folder/file tersebut sudah terback up secara otomatis.

Yang tertarik silakan di sini, ya!!!

Selamat Mencoba
Description: back up dengan "Send To" Rating: 4.5 Reviewer: Stasiun Geofisika Alor - ItemReviewed: back up dengan "Send To"

amazon

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Tip dan Trik Komputer Digital™ Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger

Backlinks to my website? ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free Tips dan Trik Sukses Bisnis OnlineindotradingUAW BMKGNTTfree indotradingcms | indotradingsakpa
www.e-referrer.comSearch Engine
www.e-referrer.com